![]() |
Perkembangan Papan Akselerasi 2019-sekarang |
Papan Akselerasi bisa sebagai pintu gerbang ke pasar modal.
Dengan persyaratan yang lebih ringan, diharapkan kita bisa lebih mudah memenuhinya.
Persiapan yang bisa dilakukan sekitar 6-12 bulan, akan memberikan dampak hasil yang lebih cepat untuk pemilik usaha.
Apalagi sudah ada bukti 1 emiten yang sudah upgrade ke Papan Pengembangan.
JUMLAH EMITEN PADA PERUSAHAAN TERBUKA (Tbk) DI TENTUKAN OLEH BEBERAPA FAKTOR
1. Kebutuhan Perusahaan akan Modal
Perusahaan yang ingin mendapatkan tambahan modal melalui pasar modal dapat menjadi emiten dengan menerbitkan saham atau obligasi.
Semakin banyak perusahaan yang membutuhkan modal, semakin banyak jumlah emiten yang tercatat di bursa.
2. Iklim Investasi dan Ekonomi
Kondisi ekonomi yang stabil dan prospek pertumbuhan ekonomi yang baik mendorong perusahaan untuk melakukan penawaran umum saham (Initial Public Offering/IPO).
Sebaliknya, jika ekonomi sedang tidak stabil, perusahaan mungkin menunda rencana IPO.
3. Kebijakan dan Regulasi Pemerintah
Peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai syarat dan ketentuan untuk menjadi emiten dapat mempengaruhi jumlah emiten.
Kebijakan yang mendukung perusahaan untuk go public cenderung meningkatkan jumlah emiten.
4. Minat Investor
Jika minat investor terhadap saham dan obligasi tinggi, hal ini dapat mendorong lebih banyak perusahaan untuk menjadi emiten.
Permintaan yang kuat dari investor memberikan peluang bagi perusahaan untuk menghimpun dana dengan lebih mudah.
5. Kinerja Pasar Modal
Pasar modal yang stabil dan menguntungkan akan menarik lebih banyak perusahaan untuk terdaftar sebagai emiten.
Perusahaan akan melihat apakah harga saham cenderung naik dan apakah ada likuiditas yang cukup untuk menjual saham mereka.
6. Sektor dan Industri
Beberapa sektor atau industri mungkin memiliki lebih banyak emiten karena dinamika bisnis yang khas.
Misalnya, sektor teknologi dan finansial cenderung lebih cepat berkembang dan sering kali memiliki lebih banyak perusahaan yang go public.
Faktor-faktor tersebut mempengaruhi keputusan perusahaan untuk menjadi emiten dan mempengaruhi jumlah total emiten di bursa.
APA ITU EMITEN
![]() |
Papan Akselerasi |
Emiten adalah pihak (perusahaan, lembaga, atau organisasi) yang menerbitkan efek (seperti saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya) yang ditawarkan kepada publik melalui pasar modal.
Dalam konteks perusahaan terbuka (Tbk), emiten biasanya adalah perusahaan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat luas dengan tujuan mendapatkan dana dari investor untuk membiayai berbagai kegiatan atau ekspansi bisnis.
FUNGSI EMITEN
1. Menghimpun Dana dari Publik
Fungsi utama emiten adalah menghimpun dana dari masyarakat atau investor.
Dengan menerbitkan saham atau obligasi, perusahaan mendapatkan modal tambahan untuk memperluas operasional, mengembangkan produk baru, membayar utang, atau melakukan investasi lainnya.
2. Memperluas Basis Pemilik Saham
Dengan menjadi emiten, perusahaan dapat memperluas kepemilikan saham ke publik.
Hal ini membantu meningkatkan likuiditas saham dan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi pemilik (pemegang saham) perusahaan.
3. Meningkatkan Transparansi dan Reputasi
Perusahaan yang terdaftar sebagai emiten diwajibkan untuk mengikuti regulasi pasar modal, termasuk menyediakan laporan keuangan secara rutin.
Ini meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, yang dapat meningkatkan reputasi dan kepercayaan dari investor, mitra bisnis, dan konsumen.
4. Meningkatkan Likuiditas Perusahaan
Melalui penawaran saham di bursa efek, emiten dapat dengan mudah mengakses dana dari investor, baik individu maupun institusi, untuk keperluan mendesak atau ekspansi.
Likuiditas yang lebih baik memberi perusahaan fleksibilitas dalam mengelola operasionalnya.
5. Mempermudah Akses ke Modal di Masa Depan
Setelah menjadi emiten, perusahaan memiliki akses lebih mudah ke sumber modal tambahan. Mereka bisa melakukan penerbitan saham atau obligasi lagi di masa depan (secondary offering) jika membutuhkan tambahan dana.
6. Memperkuat Struktur Modal
Dengan menerbitkan efek, perusahaan bisa memperkuat struktur permodalan mereka.
Dana yang diperoleh dari penerbitan saham atau obligasi bisa digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada utang bank atau sumber pembiayaan lain yang mungkin memiliki beban bunga lebih tinggi.
Dengan fungsi-fungsi tersebut, emiten memainkan peran penting dalam pertumbuhan perusahaan dan perekonomian
Serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kepemilikan dan investasi pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di bursa.
Ada beberapa Emiten di Papan Akselerasi yang profit nya 2 miliar per tahun.
Faktanya dengan profit sekitar 2 miliar, Valuasi yang dibentuk bisa diatas 80 miliar dan berpotensi likuid.
EMITEN DAN PIALANG ADALAH DUA ISTILAH BERBEDA
1. Emiten
Definisi : Emiten adalah pihak (perusahaan, lembaga, atau organisasi) yang menerbitkan efek (seperti saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya) untuk ditawarkan kepada publik.
Fungsi : Menggalang dana dari publik untuk keperluan bisnis seperti ekspansi, membayar utang, atau mengembangkan produk baru.
Emiten yang terkenal misalnya perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) atau PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).
2. Pialang (Broker)
Definisi : Pialang atau broker adalah perantara yang melakukan transaksi jual beli efek (seperti saham dan obligasi) atas nama investor di pasar modal.
Mereka membantu investor membeli atau menjual saham di bursa efek.
Fungsi : Pialang bertindak sebagai perantara antara pembeli dan penjual di pasar modal.
Mereka menyediakan layanan kepada investor dengan memberi rekomendasi, melakukan eksekusi order, dan menyediakan informasi pasar.
Sebagai contoh, perusahaan sekuritas seperti Mandiri Sekuritas atau Mirae Asset adalah pialang yang membantu investor dalam bertransaksi di bursa.
Post a Comment for "PAPAN AKSELERASI GERBANG PASAR MODAL"
Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.