JapriPay adalah aplikasi pembayaran digital yang memfasilitasi transaksi pengguna dan mempromosikan inovasi dalam ekosistem bisnis online, memperkuat hubungan antara penjual dan pembeli.
Aplikasi DANA, GOPAY dan OVO bisa cepat jadi e-Wallet, karena dapat suntikan dana besar dari para cukong-cukong.
Aplikasi DANA mendapatkan suntikan dana dari SinarMas dan Lazada Group.
Nilai kesepakatan investasi SinarMas ke DANA mencapai US$250 juta (sekitar Rp 3,7 triliun).
Sumber : berita ekonomi republika.
Aplikasi LinkAja mendapatkan suntikan sebesar Rp 1,4 triliun oleh salah satu Investornya yaitu Grab.
sumber : cnbcindonesia
Jika Japripay saat ini menampung banyak suntikan dana dari cukong, tentu saat ini pun bisa e-wallet.
Tetapi tentu saja semua pengguna Japripay tidak akan kebagian saham Pra IPO yang paling berharga ini, karena jatahnya harus diberikan kepada cukong-cukong sejak awal merintis.
Sedangkan Japripay akan upgrade jadi e-wallet setelah tiga ratus ribu pengguna aktif.
Hal yang perlu di pahami bahwa pemilik saham adalah pemilik perusahaan.
Ketika anda melakukan transaksi pulsa, paket data, token pln, bayar tagihan dll di aplikasi Japripay itu artinya anda belanja di aplikasi perusahaan milik sendiri.
Manfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin.
Langsung saja klik 👉 Registrasi maka anda akan mendapatkan Reward Pendaftaran sebesar 100.000 lembar Saham Pra IPO.
Anda bisa cek reward saham nya di panel mitra website japripay.
Post a Comment for "DANA, LINKAJA STATUS E-WALLET, KENAPA JAPRIPAY BELUM ?"
Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.